kopi damarwulan
Kopi Damarwulan dikenalkan oleh Pemerintah Kab Jepara [2] di masyarakat luar, karena selama ini hanya masyarakat Jepara tepatnya masyarakat kecamatan Keling saja yang mengenal kopi ini. Kopi Damarwulan diproduksi oleh Kelompok Belajar Usaha "Tani Sumber Ngudi Berkah" yang tergabung dalam program Desa Vokasi pada tahun 2010. Sosok dibalik bubuk kopi Damarwulan adalah bapak Muslihun yang memotivasi warga desa damarwulan untuk menggali potensi di desa damarwulan. dalam Kelompok Belajar Usaha "Tani Sumber Ngudi Berkah" Pengolahan bubuk Kopi Damarwulan dan proses produksi dilakukan secara bersama-sama dengan memanfaatkan potensi warga desa damarwulan yang sudah diberikan bimbingan teknis oleh beberapa instansi-instansi pemerintah. dalam 1 bulan Kelompok Belajar Usaha "Tani Sumber Ngudi Berkah" dapat menghasilkan produksi kopi bubuk sampai dengan 200Kg untuk varian produk kopi bubuk murni. sedangkan untuk proses pemasaran masih berada di Lokal Ja...

Komentar
Posting Komentar